Logo Pengadilan Negeri Bantaeng
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
shade

KABUA MA Aco Nur Membuka Kegiatan Laporan Keuangan MA Berbasis e-Rekon

Jakarta-Humas, Senin (25/07). Bertempat di Aula Pusdiklat Mahkamah Agung, Ciawi-Bogor, Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI menyelenggarakan kegiatan Konsolidasi Laporan Keuangan Melalui e-Rekon Kita Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan dan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Mahkamah Agung RI.

Kegiatan ini diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana oleh Kepala Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI (MA RI), Bpk. H. Sutisna, S. Sos., Mpd. Dalam mengawali laporannya mengucapkan selamat atas pencapaann opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Mahkamah Agung RI Tahun 2015. Latar belakang pelaksanaan Kegiatan Konsolidasi Laporan Keuangan Semester I Tahun 2016 adalah perlunya diadakan temu muka (face to face) antara Operator tingkat wilayah dengan Operator tingkat eselin II dan lembaga supaya terjadi interaksi aktif dan intensif dalam rangka untuk mengawal data konsolidasi yang lebih berkualitas, handal dan akurat.

Dengan peluncuran Aplikasi e-Rekon-LK yaitu aplikasi berbasis web (online) oleh Kementerian Keuangan RI, yang telah mengambil alih tugas unit untuk melakukan konsolidasi data, karena dalam aplikasi e-Rekon-LK telah terbentuk single database yang berisi data seluruh satuan kerja, sehingga UAPPA-W, UAPPA-E1 dan UAPA tidak lagi melakukan penggabungan/konsolidasi data secara manual dan tidak berkewajiban melakukan rekonsiliasi.

Sehingga pelaksanaan kegiatan konsolidasi 5 hari kedepan akan lebih dititikberatkan pada verifikasi data keuangan dan barang pada seluruh satuan kerja, data perbaikan akan dikembalikan kepada satuan kerja untuk dikirimkan kembali ke Aplikasi e-Rekon-LK dan meminta persetujuan dari KPPN Setempat.

Untuk itu pada kegiatan kali ini mengangkat tema" Konsolidasi Laporan Keuangan Semester I Tahun 2016 Melalui Implementasi e-Rekon Kita Tingkatkan Laporan Keuangan dan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Mahkamah Agung RI"

Tujuan dari Kegiatan Konsolidasi Laporan Keuangan adalah untuk menjaga kualitas laporan keuangan semesteran, guna mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta mensukseskan Reformasi Birokrasi pada Mahkamah Agung. Kegiatan Konsolidasi Laporan Keuangan Semester I Tahun 2016 yang dilaksanakan selama 6 hari, dimulai hari Senin tanggal 25 Juli sampai dengan hari Sabtu tanggal 30 Juli 2016 di Pusdiklat MA.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 62 orang, yang terdiri dari para Operator SAIBA dan SIMAKBMN pada Tingkat Wilayah khusus DIPA 005.01, dan 17 orang Operator SAIBA dan SIMAKBMN pada Tingkat Eselon I, serta 10 orang yang merangkap sebagai Operator SAIBA dan SIMAKBMN di Tingkat Lembaga. Terseleggaranya kegiatan ini berkat Panitia yang bersinergi pada kegiatan ini berasal dari Biro Keuangan, Bagian Inventarisasi Kekayaan Negara (IKN) pada Biro Perlengkapan, dan Bagian Rencana dan Program pada Biro Perencanaan Badan Urusan Administrasi MA.

Pada kegiatan ini para peserta juga akan mendapatkan arahan dan pendampingan dalam verifikasi data berasal dari Direktorat Akuntansi dan Pelaporan KKeuangan dan Ditjen. Perbendaharaan Kementerian Keuangan serta para Auditor dari Badan Pengawasan MA yang akan melakukan reviu atas penyusunan laporang tingkat satuan kerja, wilayah, eselon I hingga tingkat lembaga. Di akhir sambutannya sutisna berharap, agar para peserta dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik sehingga akan menghasilkan laporan semester I ini yang terbaik untuk lembaga Mahkamah Agung.

Mengawali sambutannya Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI Dr. Drs. H. Aco Nur, MH juga mengucapkan Selamat atas pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Mahkamah Agung RI Tahun 2015, pencapaian ini merupakan bukti keseriusan para petugas penyusun laporan keuangan serta operator dalam melaksanakan tugas kewajibannya. Atas nama pimpinan saya mengucapkan terima kasih atas pencapaian ini dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Penyusunan Laporan Keuangan merupakan proses yang akan terus berkembang seiring dengan terus bergulirnya reformasi di bidang keuangan negara,khususnya di bidang akuntansi sebagaimana basis akuntansi yang sebelumnya menggunakan basis kas menuju akrual (cash toward accrual)telah berganti menjadi basis akrual, tentunya sistem informasi pengolahan datajuga akanterus disempurnakan untuk mendukung implementasi basis akrual tersebut.

Pelaporan Keuangan Semester I Tahun 2016 lagi-lagi mendapat tantangan berat dengan diluncurkannya sistem informasi pengolahan data terbaru oleh Kementerian Keuangan RI yaitu aplikasi e-Rekon-LKpada bulan Juni 2016 dan secara serentak wajib diimplementasikan oleh seluruh satuan kerja pada bulan itu juga, yang mana sebelumnya proses rekonsiliasi dianggap bertele-tele, memakan waktu dan biaya yang lebih banyak, dan data yang dikirimkan mulai dari UAKPA hingga UAPA kurang diyakini validitas dan keandalannya.

Aplikasi e-Rekon-LK merupakan aplikasi berbasis web (online) yang dikembangkan dalam rangka memperbaiki proses bisnis rekonsiliasi data transaksi keuangan menjadilebih efisien dan fleksibel,dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Implementasi aplikasi ini bertujuan untuk:

  • Mempermudah satuan kerja melakukan rekonsiliasi secara mandiri tanpa datang ke KPPN;
  • Mempermudah tingkat wilayah/eselon/lembaga menyusun/mengkompilasi data karena telah terbentuk single database yang berisi data seluruh satuan kerja di seluruh kementerian negara/lembaga;
  • Data yang dikirimkan satuan kerja/UAKPA ke KPPN  sama dengan data yang dikonsolidasi pada UAPPA-W, UAPPA-E1, dan UAPA untuk menyusun laporan keuangan;
  • Mempercepat penyusunan laporan keuangan kementerian negara/lembaga;
  • Dengan adanya e-Rekon-LK tidak diperlukan lagi rekonsiliasi tingkat atas dan Aplikasi SAIBA tingkat atas.

Akan tetapi implementasi aplikasi e-Rekon-LK membawa konsekuesi berat bagi kementerian negara/lembaga dengan adanya single database, dimana tingkat UAPPA-W, UAPPA-E1 hingga UAPA tidak lagi bisa melakukan penyesuaian-penyesuaian data, apabila terdapat kesalahan/ketidaksesuaian dalam penyajian laporan keuangan maka penyesuaian/perbaikan tersebut harus dilakukan oleh UAKPAitu sendiri tanpa campur tangan tingkat atas,selanjutnyaperbaikan data dikirimkan kembali pada e-Rekon-LK untuk mendapatkan persetujuan dari KPPN. Data perbaikan tidak dapat berubah tanpa adanya persetujuan dari KPPN, dengan demikian data secara berjenjang akan sama serta dapat diyakini validitas dan keandalannya.

Untuk mendukung implementasi aplikasi e-Rekon-LK dan pelaporan keuangan berbasis akrual, kunci keberhasilan penyusunan laporan keuangan yang handal dan akurat melalui single databasesaat ini ada pada pundak para petugas penyusun laporan keuangan dan operator pada tingkat satuan kerja (UAKPA).

Salah satu cara meminimalisir ketidaksesuaian/kesalahan dalam pengelolaan akuntansi di tingkat UAKPAadalah melalui peningkatan kapasitas dan kemampuan SDM yang menyusun laporan keuangan pada satuan kerja secara intensif dan terus menerus, mengirimkan petugas yang melakukan pelaporan keuangan dan operator untuk mengikuti pendidikan dan pelatihandalam rangka penguatan kompetensi berbasis akrual, serta mengatur rekrutmen, rotasi dan mutasi SDM yang memiliki kopentensi secara tepat.

Kegiatan Konsolidasi Laporan Keuangan yang dilaksanakan mulai hari ini hingga 5 hari kedepan merupakan pelaksanaan verifikasi akhir atas pengelolaan akuntansi dan pelaporan keuangan tingkat eselon I dan lembaga, gunakan kesempatan pada kegiatan konsolidasi pada hari ini hingga 5 hari kedepan untuk memperdalam pengetahuan kepada para Narasumber dari Kementerian Keuangan, Auditor, Duta Akrual maupun teman-teman yang ada di pusat dengan sebaik-baiknya.

Demikian arahan Saya pada kesempatan ini,Sayaucapkan selamat melaksanakan Konsolidasi Laporan Keuangan melalui implementasi e-Rekon-LK, semoga hasil kegiatan ini mampu mempertahankan kualitas terbaik bagi penyusunanLaporan Keuangan Mahkamah Agung Semester I Tahun 2016 dan ditahun-tahun selanjutnya, serta turut mensukseskan reformasi birokrasi Mahkamah Agung RI.

Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI Dr. Drs. H. Aco Nur, MH Membuka Kegiatan Laporan Keuangan Semester I Tahun 2016 dengan ditandai penyematan Name Tag kepada 2 perwakilan peserta secara simbolis. yang didampingi para Kepala Biro, diantaranya Kepala Biro Keuangan, Kepala Biro Perlengkapan dan Kepala Biro Perencanaan. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Mahkamah Agung serta para peserta rapat konsolidasi. (ds/rs)

Informasi Cepat

  • 1
  • 2